Erik Satrya Wardhana di Kancah Perang Politik Paripurna BBM
Bahwa kemerdekaan nasional bukanlah tujuan yang terakhir bagi kita, bagi rakyat Indonesia Merdeka tak kurang dan tak lebih hanyalah syarat mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat; amanat Ir.Soekarno dalam Sidang Parlemen RIS 1949. Opsi kenaika di…
Indonesia Negara Anomie
Memikirkan kembali sejarah perjalanan bangsa yang berlansung hingga saat ini kita akan mendapatkan sebuah pertanyaan besar, apakah bangsa yang besar dan berbudaya ini masih memiliki harapan?
Politik Dan Hakikat Kemenangan Islam
Tidak kurang dari 13 tahun negeri ini mereformasi dirinya, akan tetapi realitas politik di negeri ini makin menunjukkan kemundurannya. Politik adalah panglima itu slogan dan fenomena politik pada masa orde lama
Paradigma Determinisme Ekonomi
Seharusnya bila berpegang pada amanah preambul pembukaan UUD 1945, dapat kita ambil sebuah tafsiran terhadap visi pembangunan bangsa Indonesia. Dari prembul UUD 1945
Moralitas Negara
Lihat saja, wajah buram negeri ini terus dipampang. Amat santer diberitakan cerita pilu hampir di segala bidang; politik, sosial, hukum, budaya, hingga ekonomi yang tak kunjung membaik.
Sumpah Pemuda dan Rekontekstualisasi Kolonialisme
Pada mulanya adalah sebuah peta. Dari sebuah gulungan gambar penuh simbol, arah navigasi ditentukan, sasaran ditargetkan. Dari garis silang menyilang yang jadi penuntun peta itu meluncurkan kapal-kapal penjelajah yang membawa sederet angka-angka dan akta.
Amnesia Pejabat Politik
Kasus korupsi menjadi sebuah kejahatan yang ramai dibicarakan di negara ini, akan tetapi minim penyelesaian hukum. Sudah menjadi barang biasa ketika ada kasus korupsi dan apalagi melibatkan pejabat publik yang membawa kekuatan arus politik hampir dipastikan akan menguap, seperti kentut, baunya tercium namun tak tersentuh.
Akrobat Elite Politik Kita
Berbagai persoalan bangsa ini sering kita saksikan baik di layar kaca televisi atau media massa cetak. Tontonan itu adalah ulah para pejabat kita yang terjerat dugaan korupsi mulai dari tertangkapnya Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin di Kolumbia, korupsi di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Konsistensi
Pada mulanya, publik tak banyak yang tahu, apa itu Partai Hanura. Situasi perpolitikan yang tak jelas ujung-pangkalnya meniriskan harap rakyat banyak tentang tidak signifikannya gerakan Parpol. Mereka mulai apatis dan menempatkan Parpol sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang haus kekuasaan.
RUU Pemilu: Menggadang Kompetisi Penuh
Kualitas demokrasi kembali diperdebatkan serius. Kini, pada konteks penyelenggaraan Pemilu. Berharap pada efektivitas dan efisiensi, RUU Pemilu akan berakhir dengan pemangkasan partai-partai kecil.




Komentar Terbaru