Hanura, Oposisi, dan Pemilu 2014
Beberapa waktu lalu, Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menyatakan partainya tidak akan bergabung dengan barisan koalisi. Ia juga secara tegas melarang kadernya menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Hanura tetap memosisikan diri sebagai partai oposisi yang akan selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah.
Hanura memang salah satu partai yang diincar pemerintah untuk diajak bergabung dengan koalisi pasca “membangkangnya” Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bahkan, konon Hanura juga sudah disiapkan jatah menteri menyusul makin gencarnya isu pendepakan PKS dari koalisi.
Hanura Dukung Mobnas
Salah satu kader Partai Hanura yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Erik Satya Wardana menyatakan dukungannya terhadap mobil Esemka hasil karya pelajar SMK yang akan dijadikan mobil nasional.
Hanura dan Visi Partai Organik
Berbicara realitas gerak partai politik di Indonesia, maka kita akan menemukan dunia di mana kita diperhadapkan pada sebuah mesin dengan jejaring kebohongan, kepentingan kekuasaan individu dan kelompok
Sistem Kaderisasi Partai
Partai pemenang pemilu di indonesia semenjak era reformasi tidak pernah memiliki kekuasaan mutlak, kewenangan dan keabsahan dalam tata-tertib stabilitas politik, dan tidak dapat menguasai segala aspek situasi konflik politik apalagi menjadi solusi atas kondisi bangsa
HANURA dan Budaya Politik Makro
Budaya memperbincangkan politik Indonesia saat ini sejatinya berporos pada kepentingan kepentingan Negara dan agen-agen politik, hal ini tentunya belum mengarah pada titik sentral pembangunan issu dan praktek politik yang bertumpu pada kepentingan masyarakat.
Kader Progresif: Eksistensi Partai Organik
Hanura sebagai partai yang mampu eksis hingga hari ini, diharapkan mampu melahirkan kader yang progresif dalam mentransformasikan gagasan dan aksi terhadap rumusan cita-cita yang menjadi impian seluruh rakyat guna mencapai kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat.
Rekomendasi Rapimnas Gema Hanura
GEMA HANURA merupakan bagian tak terpisahkan dari realitas kebangsaan yang ada. Telah seharusnya bila GEMA HANURA lantas turut berkontribusi pada setiap fenomena dalam bentuk rekomendasi pikir, energi, maupun materi. Sedikit banyak, kontribusi ini diharapkan dapat mempengaruhi keadaan, serta dalam waktu bersamaan, membangun eksistensi organisasi.
Bencana Alam, Gegana & Hanura
Satu dasawarsa terakhir, negeri ini disambangi banyak bencana alam. Sebagian terjadi tiba‐tiba. Sebagian lagi terjadi melalui proses yang berlangsung secara perlahan. Bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, kekeringan, letusan gunung api, tsunami, dan anomali kondisi cuaca ekstrem semakin sulit diramalkan.
Konsistensi
Pada mulanya, publik tak banyak yang tahu, apa itu Partai Hanura. Situasi perpolitikan yang tak jelas ujung-pangkalnya meniriskan harap rakyat banyak tentang tidak signifikannya gerakan Parpol. Mereka mulai apatis dan menempatkan Parpol sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang haus kekuasaan.




Komentar Terbaru