Membangun Karakter Kader Partai Hanura
Kebanyakan partai politik mulai tumbuh menjadi besar, lantas mulai menunjukkan pola manajemen yang berlebihan. Secara psikologis, manajemen organisasi partai semakin berat setelah partai politik mencapai posisi puncak kekuasaan.
Penolakan Kenaikan Harga BBM ala Erik Satrya Wardhana
Adalah Erik Satrya Wardhana, Wakil Ketua Komisi VI DPR-RI. Ia anggota Fraksi Hanura. Bertarung habis-habisan di jalur diplomasi untuk menggagalkan kebijakan Pemerintah menaikkan harga BBM, Erik bahkan menandaskannya dengan argumentasi seilmiah dan serealistis mungkin.
Hanura dan Visi Partai Organik
Berbicara realitas gerak partai politik di Indonesia, maka kita akan menemukan dunia di mana kita diperhadapkan pada sebuah mesin dengan jejaring kebohongan, kepentingan kekuasaan individu dan kelompok
Sistem Kaderisasi Partai
Partai pemenang pemilu di indonesia semenjak era reformasi tidak pernah memiliki kekuasaan mutlak, kewenangan dan keabsahan dalam tata-tertib stabilitas politik, dan tidak dapat menguasai segala aspek situasi konflik politik apalagi menjadi solusi atas kondisi bangsa
HANURA dan Budaya Politik Makro
Budaya memperbincangkan politik Indonesia saat ini sejatinya berporos pada kepentingan kepentingan Negara dan agen-agen politik, hal ini tentunya belum mengarah pada titik sentral pembangunan issu dan praktek politik yang bertumpu pada kepentingan masyarakat.
Kader Progresif: Eksistensi Partai Organik
Hanura sebagai partai yang mampu eksis hingga hari ini, diharapkan mampu melahirkan kader yang progresif dalam mentransformasikan gagasan dan aksi terhadap rumusan cita-cita yang menjadi impian seluruh rakyat guna mencapai kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat.
Erik Satrya Wardhana dan Kinerja Parlemen
Belakangan, publik banyak menyoal kinerja Parlemen yang dianggap tidak memuaskan. Berikut wawancara penting Gema Nurani bersama Erik Satrya Wardhana, anggota DPR RI Komisi IV dari Partai Hanura.
Institusionalisasi Politik Demokratis Menuju Masyarakat Madani
Masyarakat Madani merupakan gambaran masyarakat yang merujuk pada bagaimana politik dikelola semasa Rasulullah Saw hidup dan memimpin umat di Madinah, yaitu model jamiāah yang damai dan penuh toleransi antara Anshar dan Muhajirin atau antar-agama dan keyakinan, baik Nasrani, Yahudi, dan Majusi.
Gema Hanura: Ruh Modernisasi Partai
Modernisasi partai adalah harga mati. Bukan untuk diwacanakan, tapi dipraktikkan. Bukan untuk diterapkan semata, tapi dimaksimalkan. Bukan untuk membangun eksistensi semu, tapi untuk bangunan fondasi partai yang berkelanjutan. Jelas bukan hal mudah. Dan Gema Hanura hadir untuk modernisasi Partai Hanura.
Meritokrasi Politik: Syarat Konsolidasi Partai
Dari berbagai ranah opini publik, tak terkecuali di meja seminar dan ajang konsolidasi pergerakan, tersirat pesan bahwa demokrasi sebagai buah dari reformasi politik tidak berdampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Deretan paradoksi justru menyertainya. Jumlah rakyat miskin semakin bertambah di tengah perbaikan sistem demokrasi yang belum jua menemukan titik tujuan.




Komentar Terbaru