Hanura, Oposisi, dan Pemilu 2014
Beberapa waktu lalu, Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menyatakan partainya tidak akan bergabung dengan barisan koalisi. Ia juga secara tegas melarang kadernya menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Hanura tetap memosisikan diri sebagai partai oposisi yang akan selalu kritis terhadap kebijakan pemerintah.
Hanura memang salah satu partai yang diincar pemerintah untuk diajak bergabung dengan koalisi pasca “membangkangnya” Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bahkan, konon Hanura juga sudah disiapkan jatah menteri menyusul makin gencarnya isu pendepakan PKS dari koalisi.
Kepentingan Pemilik Modal dan Pembatasan BBM Bersubsidi
Belum lama ini, pemerintah mengumumkan rencana pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang sedianya akan dilakukan Mei besok. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengamankan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, pasca-ditolaknya rencana kenaikan harga BBM.
PKS, Masa Depan Koalisi, dan Kebimbangan SBY
Nasib Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di koalisi hingga kini belum jelas. Banyak yang mendorong, terutama anggota koalisi, agar PKS dikeluarkan, karena selalu berseberangan dengan keputusan pemerintah.
Pemanasan Global, Indonesia, dan Arogansi Negara-negara Maju
“Bumi cukup untuk memenuhi kebutuhan kita semua, namun ia tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan segelintir orang yang tamak.” (Mahatma Gandhi) Di tengah semakin menguatnya fakta-fakta tentang perubahan iklim yang menyebabkan munculnya bencana ekologi di berbagai…
BBM, Komoditas Politik, dan Inkonsistensi Pemerintahan SBY
Polemik BBM akan menjadi komoditas dan pencitraan politik yang merupakan ekspresi para komprador politik dan penguasa bengal, di mana rakyat menjadi mangsanya.
Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Masih Mengancam Kita
Penulis: H. Inaz N Zubir BE, SE., Ketua DPD Hanura Banten Seperti telah kita ketahui bersama, Rapat Paripurna DPR pada 31 maret kemarin telah meloloskan pasal 7 ayat 6A dalam UU APBN-P 2012 lewat negoisasi dan voting…
Kenaikan BBM dan Popularitas Parpol
Panggung politik Indonesia sedang gempar karena rencana Pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April mendatang. Partai-partai politik (Parpol) berlomba-lomba mencari simpati masyarakat, dengan lantang menolak rencana itu.
Naiknya Harga BBM: Kecerobohan Pemerintahan SBY-Boediono
Tinggal hitungan tiga hari ke depan, atau kurang lebih 72 jam lagi, Pemerintahan SBY akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Meski rencana itu masih alot dibahas di Senayan, akan tetapi kebijakan tidak populer karena akan berimbas kepada Masyarakat Kelas Tiga itu tetap keukeuh dipertahankan Pemerintah, didukung sebagian Partai Koalisi.
Jadilah Tuan Rumah di Negeri Sendiri!
Kekayaan negara merupakan aset terbesar negara yang dapat menyejahterakan masyarakatnya. Tidak hanya sektor kelautan, pertambangan, pertania, hutan dan kebudayaan, namun beberapa sektor tersebut tersebut menjelma menjadi badan usaha milik negara (BUMN) yang menjadikan aset negara semakin membesar.
Kinerja DPR dan Kursi 24 Juta
Panorama sendu kembali menghiasi wajah “masyarakat senayan”. Kali ini, sorotan publik terkait kebijakan pembelian kursi anggota dewan sebesar 24 juta rupiah per buah. Padahal sebenarnya, berdasarkan keterangan para pengusaha meuble dalam negeri, harga kursi dengan kualitas yang sama hanya seharga 5 juta rupiah di dalam negeri.




Komentar Terbaru